INCLUDE_DATA

Tag Teungku Paya Bakong

Pasukan Khusus Pemburu Napoleon Aceh 0

Dec12

Catatan: M. Adli Abdullah
MEMPERINGATI 100 tahun Cut Meutia (25 Oktober 1910-25 Oktober 2010), diadakan kunjungan ke Rumah Cut Meutia di Matangkuli. Saya ikut rombongan dan ketika berada di sudut rumah pahlawan itu menjadi teringat semangat juang Pang Nanggroe, suami ke tiga Cut Meutia. Di depan rumah terlihat Teuku Rusli, salah seorang keturunan Cut Meutia yang sedang berkisah tentang perjuangan neneknya. Ia dihujani pertanyaan para penziarah.

Sayang pertemuan tersebut sedikit orang membicarakan kisah Pang Nanggroe, panglima gagah berani, ahli strategi gerilia yang pernah dijuluki Napoleon Aceh oleh Belanda. “Napoleon Atjeh” (in zijn soort, en met inachtneming van het verschil in dimensies, was hij een Napoleon) Dalam catatan Belanda, gerakan pasukan Pang Nanggroë sangat aktif dan menggempur di mana-mana sehingga pasukan Belanda tidak pernah istirahat. Gempuran-gempuran pasukan Pang Nanggroe amat sulit dipatahkan dengan daya tempur yang tinggi, penuh tipu muslihat dan licik dengan dibekali dengan semangat jihad bernyala-nyala. continue reading »

plik-u.com is powered by WordPress and FREEmium Theme.
developed by Dariusz Siedlecki and brought to you by FreebiesDock.com